Langsung ke konten utama

Tugas dadakan yang bikin migrain

Hai.. ketemu lagi dengan mama Pipin.. Malam ini mama punya tugas dadakan dari bapak Agus Sampurno, narasumber 'menulis bersama Om Jay' yaitu wajib membuat tulisan diblog dengan memilih satu diantara beberapa judul, diantaranya:

A. 3 hal manfaat dari kegiatan di grup Belajar Menulis

B. 3 cara guru tetap optimis di masa new normal

C. 3 Salah paham guru mengenai kegiatan penelitian.

D. 3 cara mudah guru memberikan contoh kedisiplinan

E. 3 hal manfaat dari kegiatan di grup Belajar Menulis

F. 3 resep sukses guru yang pendiam dalam mengelola kelas

Mama bingung mau pilih yang mana, jadinya mikir keras nih.

Terpaksa cara waktu SD dulu mama pakai, salpak salpok. Yang dari daerah jawa Timur pasti tau ini. Dan pilihan mama jatuh pada 3 cara mudah guru memberikan contoh kedisiplinan. Menurut mama, yang pertama, kita sebagai pendidik harus memberikan contoh kongkrit tentang disiplin dalam kehidupan sehari-hari disekolah. Seperti datang tepat waktu atau kalau bisa sebelum jam pelajaran dimulai. Apabila melihat sampah berserakan langsung membuangnya ke tempat sampah. Tidak usah menunggu atau menyuruh siswa membuangnya, karena guru itu digugu dan di tiru. Kemudian yang kedua, biarkan setiap anak menghadapi konsekuensi tindakan mereka sendiri. Misalnya ketika awal pembelajaran biasanya mama membuat kesepakatan kelas. Jadi, siswa yang telat datang harus membaca sholawat nariyah 10x. yang tidak piket kelas harus membersihkan kelas 3 hari berturut-turut. Yang tidak mengerjakan PR harus mendapat tugas PR tambahan. Jadi anak akan bertanggung jawab atas kesalahan sendiri dan terbiasa disiplin. Kemudian yang terakhir, kita harus memberikan reward kepada anak yang berbuat baik. Minimal setidaknya pujian yang tulus dan tidak dibuat-buat. Demikian aksara mama malam ini. Semoga kalian suka.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ketombe...? Siapa takut..!!

Kalau kalian baca judulnya pasti ingat iklan shampoo d tv kan.. Namanya juga iklan, pastilah produknya di unggulin. Ternyata ini bukan cuma masalah nasional.. mendunia loh.. buktinya Mama juga punya masalah yang sama, kalian juga kan..?? ketombean..!! yuppss.. tapi itu dulu.. Mama sampe mencoba bermacam-macam shampoo dan ramuan tradisional..  dari yang murah sampe yang paling muaahal  ngikut iklan. Pernah ada yang nyaranin, pake blimbing wuluh atau jeruk nipis.. Hasilnya perih iya.. ketombe bukannya kabur malah semakin beranak.. Saking perihnya Mama jadi pengen nyanyi "kumenangiiiiss.. membayangkan betapa kejamnya dirimu atas diriku.." Baper kan.. heheh.. Sebenarnya ketombe gak mengganggu sih.. Cuma pas keringetan kepala kita jadi guaatal banget.. digaruk keras enak kali cuma kadang sampe luka dan perih gitu. Nah.. Kali ini mama punya tips untuk ngilangin ketombe. Tips ini mama dapatkan secara nggak sengaja.. Mau tau..? atau mau tau banget..?? hehehe becanda.. Mama mo cerita ...

Strategi Memasarkan Buku di Era Pandemi

Jumpa lagi di catatan Mama Pipin.. Malam ini resume ke 18.. Fuihh.. Mama lupa..!! Sebenarnya mama tuh capek seharian gak sempat istirahat. Maunya cepet-cepet rebahan santuy, tapi keinginan mama untuk belajar menjadi penulis menjadi motivasi besar ketika rasa jenuh itu datang. Maklum mama kan masih pemula dan masih harus banyak belajar. Amatir gitu dah istilahnya. Kali ini kita belajar bersama Narasumber keren bapak Agus Dana. Profilnya belum lengkap, tapi materinya menarik sekali, kita akan mendapatkan pencerahan tentang strategi pemasaran buku di era pandemi. Seperti kita ketahui dampak penjualan buku dengan adanya covid 19 ini banyak jaringan toko buku sementara ini mengalami tutup dan gulung tikar. Banyak orang yang takut ke toko buku. Penurunan omset sampai 70-80%. Banyak penerbit berhenti distribusi dan grafik pada bulan April awal mengalami penurunan drastis. Tapi Alhamdulillah di awal Juli ini mengalami kenaikan lagi seperti di gramedia dan mall. menurut Bapak Agus Dana ada bebe...